Jombang (30/04) – Suasana penuh harapan mewarnai Desa Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Jombang pada hari Rabu, 30 April 2025. Pasalnya, peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Akhlaqul Karimah telah dilaksanakan.

Acara bersejarah ini dihadiri oleh Bapak Kepala Desa Kepatihan, Erwin Pribadi, S.H., yang secara langsung melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan. Turut hadir pula para pengurus Yayasan Baitul ‘Ulya Kepatihan Jombang dan perangkat Desa Kepatihan, Pengurus PC LDII Kecamatan Jombang ikut serta memeriahkan acara tersebut, program ini tak lepas dari kontribusi nyata LDII untuk mencetak generasi penerus yang unggul.
Dalam sambutannya, Bapak Kepala Desa Erwin Pribadi menyampaikan dukungan penuh dari pemerintah desa terhadap pembangunan SDIT Akhlaqul Karimah. Beliau berharap kehadiran sekolah ini dapat mewujudkan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, namun juga mengedepankan pembentukan moral dan karakter yang mulia bagi para siswa.
“Kami sangat mendukung inisiatif pembangunan SDIT Akhlaqul Karimah ini. Pendidikan yang berakhlak mulia adalah fondasi penting bagi kemajuan generasi penerus bangsa,” ujar Bapak Kepala Desa. Beliau juga menambahkan harapannya agar SDIT ini dapat menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas dan berkontribusi positif bagi masyarakat Desa Kepatihan dan sekitarnya.
SDIT Akhlaqul Karimah sangat strategis di tengah-tengah kota, lokasi yang bertempat di jalan Gg. V, Tugu, Kepatihan ini berada di area yang kondisif dan di lingkungan yang tenang. Sekolah dengan motto “Sekolahnya Sang Visioner yang Berkarakter Luhur”, kalimat ini mengedepankan pembentukan karakter peserta didik untuk menjadi manusia yang lebih bermanfaat di kemudian hari.

Pada Tahun Ajaran 2025-2026 sekolah kembali membuka pendaftaran peserta didik baru untuk kelas satu, sedangkan sementara ini pembelajaran masih berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor DPD LDII kabupaten Jombang yang tak jauh dari lokasi pembangunan. Ketua Yayasan menegaskan bahwa semangat dan tekad pembentukan pendidikan dan karakter yang unggul harus didorong dan didukung sepenuhnya sebagai bentuk pencegahan, pembinaan dan peramutan generasi penerus dari rusaknya moral masa kini.











