DPD LDII Jombang
No Result
View All Result
Senin, 10 Agustus 2026
  • Login
  • Register
  • Home
  • Sejarah LDII
  • Motto LDII
  • Visi & Misi LDII
  • Tujuan LDII
  • RUBRIK
    • Berita Nasional
    • Berita Jawa Timur
    • Berita Jombang
    • LDII News
    • LDII Jawa Timur News
    • LDII Jombang News
    • Sekilas Kegiatan LDII Jombang
  • Web LDII
  • Kontak Kami
Subscribe
LDII Jombang
  • Home
  • Sejarah LDII
  • Motto LDII
  • Visi & Misi LDII
  • Tujuan LDII
  • RUBRIK
    • Berita Nasional
    • Berita Jawa Timur
    • Berita Jombang
    • LDII News
    • LDII Jawa Timur News
    • LDII Jombang News
    • Sekilas Kegiatan LDII Jombang
  • Web LDII
  • Kontak Kami
No Result
View All Result
LDII Jombang
No Result
View All Result

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Indonesia, LDII Ungkap Strategi Perbaiki Kualitas Udara

by admin
12 Januari 2024
in Berita Nasional
Reading Time: 3 mins read
4 0
A A
0
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Indonesia, LDII Ungkap Strategi Perbaiki Kualitas Udara

Momen Wanhat dan Ketua DPW LDII Kaltim menanam mangrove di Kenyamukan, Kalimantan Timur dalam rangka Bulan Menanam Pohon. Foto: LINES.

2
SHARES
64
VIEWS
Share on Whatsapp

Jakarta (10/1) – Berdasarkan laporan Kualitas Udara Dunia IQAir, Indonesia menduduki peringkat ke-17. Artinya, Indonesia masuk sebagai salah satu negara dengan tingkat polusi udara tertinggi di dunia, dengan konsentrasi PM2,5 mencapai 34,3 μg per meter kubik.

PM 2,5 merupakan partikel udara yang berukuran lebih kecil atau sama dengan 2,5 µm (mikrometer). Badan Kesehatan Dunia PBB (WHO) menganjurkan, paparan PM2,5 dibatasi 10 mikrogram per meter kubik.

Melihat data tersebut, tak salah jika kontribusi seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama memperbaiki kualitas udara menjadi sebuah keharusan dan prioritas.

Hal ini sejalan dengan tujuan Hari Lingkungan Hidup Indonesia yang jatuh pada 10 Januari, untuk meningkatkan, dan mendorong kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga, serta melestarikan lingkungan.

Pengurus Departemen Litbang, IPTEK, Sumberdaya Alam dan Air (LISDAL) DPP LDII, Atus Syahbudin mengungkapkan, Indeks Kualitas Udara (IKU) diperoleh dari pengukuran kadar sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen dioksida (NO2) di udara. “Kandungan SO2 berasal dari emisi industri dan mesin diesel berbahan bakar solar, atau bahan bakar lainnya yang mengandung sulfur. Sedangkan NO2 berasal dari emisi kendaraan bermotor, berbahan bakar bensin,” ujarnya.

Selain SO2 dan NO2, pencemaran di udara diakibatkan oleh berbagai polutan seperti karbon monoksida (CO), serta partikel ozon di permukaan.

Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada itu menegaskan, udara yang bersih sesungguhnya telah disediakan sejak zaman dahulu. “Ketika alam belum terusik. Pada waktu itu, manusia memanfaatkan alam secukupnya dengan kearifan lokal masing-masing,” katanya.

Namun, ia menilai, era industri mulai mengeksploitasi alam secara berlebihan. Banyak hal, selalu dihitung berdasarkan nilai ekonomi. “Pemandangan alam yang indah, air yang melimpah, dengan udara sejuknya, serta beranekaragam flora dan fauna, masih jauh dari harapan untuk menyumbangkan devisa,” jelas Atus.

Sialnya, ia mengungkapkan, keberadaan alam lalu tidak dianggap. “Sering dikalahkan dan dikorbankan. Lanskap hijau pun dihabisi demi pembangunan yang menghasilkan produk barang dan jasa yang katanya, membuka lapangan pekerjaan, mendatangkan devisa dan lainnya,” ujarnya.

Untuk itu, langkah perubahan untuk menekan polusi udara, dapat dimulai dari keluarga, sebagai komunitas terkecil. “Semua keluarga memerlukan edukasi tentang lingkungan hidup sejak dini,” jelas Atus.

Selanjutnya, diikuti aksi-aksi kecil berskala rumah tangga. “Termasuk mewujudkan udara yang bersih. Dalam hal ini, sebisa mungkin meningkatkan tutupan lahan dengan menanam pepohonan, dan mengurangi sumber emisi dari rumah tangga,” urainya.

Menurutnya, manusia membutuhkan pepohonan untuk menghasilkan oksigen (O2). Atau mudahnya, udara bersih yang selalu dihirup setiap saat. “Tentu tak elok, kita mengambil oksigen dari pepohonan di pekarangan rumah tetangga kita,” pungkas Ketua DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut.

Tidak hanya itu, keuntungannya, tajuk pepohonan bisa meneduhkan, menghasilkan buah-buahan dan mengonservasi air hujan untuk ditabung, guna persiapan di musim kemarau. Lebih jauh lagi, ia menjelaskan, rimbunnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) berkat pepohonan di perkotaan atau tempat berkumpulnya berbagai aktivitas, mampu menyerap partikel debu dan mengurangi kadar CO, SO2, dan NO2 di udara.

“Bukankah kita juga mengeluarkan karbondioksida (CO2) sehingga pepohon di rumah pastilah mampu menyerapnya. Lalu bersama air (O2), sinar matahari dan klorofil dimasak menjadi salah satu macam karbohidrat penyusun kayu (C6H12O6),” kata Atus.

Selain itu, upaya yang dapat dilakukan setiap keluarga untuk mengurangi sumber emisi dari rumah tangga, dapat berupa pengurangan penggunaan kendaraan bermotor berbahan bensin dan solar. Dengan membudayakan berjalan kaki atau bersepeda.

Usaha selanjutnya, adalah dengan tidak membakar sampah rumah tangga. “Seyogyanya sampah dapat dipilah, minimal menjadi dua. Sampah organik dari sisa dapur dan dedaunan ditimbun di dalam jujugan di setiap rumah. Adapun sampah anorganik, dipisah dan dapat dijual kembali,” katanya.

Contohnya, ia menceritakan, LDII DIY telah memulai program “Kelompok Sedekah Sampah Berbasis Masjid”. “Remaja masjid menjadi penggerak bersama-sama dengan Kyai Peduli Sampah,” urainya. Cara berikutnya, dengan tidak membuang sampah dan kotoran ke dalam badan air. “Seperti sungai, selokan, embung, danau, dan lainnya,” ujar Atus.

Ia menjelaskan, sampah buangan itu dapat mengotori badan sungai, dan meningkatkan pencemaran. “Selain itu, menyebabkan pemandangan dan bau yang tidak sedap. Kebiasaan rumah tangga yang masih membuang air besar sembarangan, juga harus diubah untuk meminimalkan pencemaran air,” jelasnya.

Selanjutnya, pada level sekolah, dengan berusaha menjadi sekolah adiwiyata yang menerapkan indikator pelestarian lingkungan hidup. “Bagi majelis taklim, masjid, sekolah dan pesantren, berupaya menerapkan konsep eco-masjid,, eco-pesantren,” ujarnya.

Lebih baik lagi, ia menyarankan level rumah tangga, sekolah, majelis taklim, musholla dan masjid melaksanakan skema “Program Kampung Iklim”. “Sebagaimana yang telah diwujudkan oleh Kampung Proklim Sangurejo Sleman, DIY,  dan Kampung Proklim Utama RW Agrowisata Pekanbaru, Riau,” tutupnya.

Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri, DPP LDII dalam program Go Green, sejak 2008 telah menanam 4 juta pohon di seluruh Indonesia. Bahkan, LDII telah membangun arboretum, untuk penelitian tanaman endemik di Perkebunan Teh Jamus, Ngawi, Jawa Timur.

Tags: Go GreenHari Lingkungan Hidupindonesialdiitanam pohon
SendShare2Tweet1ShareSend

Related Posts

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
Berita Nasional

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

28 Juli 2026
Wapres Gibran Rakabuming Buka PERMATA CAI 2026 di Jombang, DPD LDII Jombang Perkuat Pembinaan Generasi Menuju Indonesia Emas 2045
Berita Jombang

Wapres Gibran Rakabuming Buka PERMATA CAI 2026 di Jombang, DPD LDII Jombang Perkuat Pembinaan Generasi Menuju Indonesia Emas 2045

1 Juli 2026
Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi
Berita Nasional

Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

1 Juli 2026
Wapres Gibran Buka Permata CAI ke-47 di Jombang, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Mandiri
Berita Jawa Timur

Wapres Gibran Buka Permata CAI ke-47 di Jombang, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Mandiri

30 Juni 2026
KIM DPP LDII: Generasi Muda Perlu Tingkatkan Literasi Medsos untuk Etalase Organisasi
Berita Nasional

KIM DPP LDII: Generasi Muda Perlu Tingkatkan Literasi Medsos untuk Etalase Organisasi

29 Juni 2026
Kemenko PMK Apresiasi Dukungan LDII dalam Upaya One Health and Planetary Health
Berita Nasional

Kemenko PMK Apresiasi Dukungan LDII dalam Upaya One Health and Planetary Health

7 Mei 2026
Next Post
Sinergi Dengan Polda Jatim, LDII Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Sinergi Dengan Polda Jatim, LDII Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KANTOR SEKRETARIAT

Jl. RE. Martadinata No.21, Tugu, Kepatihan, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61419

Web ldiijombang.or.id ini adalah web Official DPD LDII Jombang, Silahkan kunjungi juga web LDII pusat kami di ldii.or.id.

BERITA / ARTIKEL TERKINI

  • DPD LDII Kabupaten Jombang Gelar Upgrading Tenaga Pendidik Lewat Seminar “Connect Before Correct” 4 Agustus 2026
  • LDII Kabupaten Jombang Siap Berkontribusi Dukung Muktamar NU 2026 melalui Layanan Kesehatan 31 Juli 2026
  • Pengurus DPD LDII Kabupaten Jombang Bersilaturahim dengan Wakil Bupati Jombang Gus Salman 31 Juli 2026

KATEGORI BERITA / ARTIKEL

  • Berita
    • Berita Internasional
    • Berita Jawa Timur
    • Berita Jombang
    • Berita Nasional
  • Dari Kami
    • Kemandirian
    • Kesehatan
    • Parenting
  • LDII Jawa Timur News
  • LDII Jombang News
  • LDII News
  • Organisasi
  • Pembinaan Generasi Muda LDII
  • Sekilas Kegiatan LDII Jombang
  • Sepakbola LDII

KIRIM BERITA ANDA DISINI:

Kirim ke Telegram Kami di t.me/ldiijombang_bot

  • Home
  • Kontak Kami
  • SiteMap
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Web LDII
  • Majalah NUANSA PERSADA

© 2021-2026 DPD LDII Jombang - Managed and Developed by KIM & IT Division

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sejarah LDII
  • Motto LDII
  • Visi & Misi LDII
  • Tujuan LDII
  • RUBRIK
    • Berita Nasional
    • Berita Jawa Timur
    • Berita Jombang
    • LDII News
    • LDII Jawa Timur News
    • LDII Jombang News
    • Sekilas Kegiatan LDII Jombang
  • Web LDII
  • Kontak Kami

© 2021-2026 DPD LDII Jombang - Managed and Developed by KIM & IT Division