DPD LDII Jombang
No Result
View All Result
Minggu, 9 Agustus 2026
  • Login
  • Register
  • Home
  • Sejarah LDII
  • Motto LDII
  • Visi & Misi LDII
  • Tujuan LDII
  • RUBRIK
    • Berita Nasional
    • Berita Jawa Timur
    • Berita Jombang
    • LDII News
    • LDII Jawa Timur News
    • LDII Jombang News
    • Sekilas Kegiatan LDII Jombang
  • Web LDII
  • Kontak Kami
Subscribe
LDII Jombang
  • Home
  • Sejarah LDII
  • Motto LDII
  • Visi & Misi LDII
  • Tujuan LDII
  • RUBRIK
    • Berita Nasional
    • Berita Jawa Timur
    • Berita Jombang
    • LDII News
    • LDII Jawa Timur News
    • LDII Jombang News
    • Sekilas Kegiatan LDII Jombang
  • Web LDII
  • Kontak Kami
No Result
View All Result
LDII Jombang
No Result
View All Result

LDII Tegaskan Pancasila Harus Dihadirkan Sebagai Titik Temu Kebangsaan

by admin
18 Desember 2025
in Berita Nasional
Reading Time: 3 mins read
5 0
A A
0
LDII Tegaskan Pancasila Harus Dihadirkan Sebagai Titik Temu Kebangsaan

DPP LDII menghelat Sarasehan Kebangsaan “Nasionalisme Berkeadaban: Merawat Pancasila, Meneguhkan Islam Wasathiyah, Membangun Indonesia Berkeadilan” sebagai bagian dari “Road to Munas X LDII”. Foto: LINES.

2
SHARES
37
VIEWS
Share on Whatsapp

Jakarta (16/12). DPP LDII menghelat Sarasehan Kebangsaan bertema “Nasionalisme Berkeadaban: Merawat Pancasila, Meneguhkan Islam Wasathiyah, Membangun Indonesia Berkeadilan”. Sebagai bagian dari “Road to Munas X LDII”, kegiatan tersebut dihelat pada Selasa (16/12), yang menghadirkan para tokoh nasional.

Sarasehan Kebangsaan diselenggarakan secara hybrid, dengan studio utama di kantor DPP LDII, Jakarta, dan diikuti 200-an studio mini dengan total ribuan peserta se-Indonesia. Ketua DPP LDII Singgih Tri Sulistiyono mengungkapkan, sarasehan kebangsaan tersebut diselenggarakan, berlatarbelakang, bangsa Indonesia berdiri di atas kemajemukan. “Baik agama, suku, ras, dan budaya, serta dengan berbagai pandangan hidup,” ujarnya.

Untuk itu, Singgih menegaskan, bangsa Indonesia perlu dirawat dengan sikap saling bertoleransi, saling menghormati dan menghidupkan semangat gotong-royong. “Dengan arus global yang semakin kompleks, maka harus diingat, perbedaan bukan untuk saling menegasikan. Tetapi untuk saling menguatkan, dalam Bhinneka Tunggal Ika,” pungkasnya.

Singgih memperkuat, di tengah tantangan politik identitas, derasnya informasi digital serta menguatnya polarisasi sosial, akibat tidak terkendalinya informasi di media sosial. Ia menilai, Pancasila, harus dihadirkan sebagai etika publik dan titik temu kebangsaan.

“Pengamalan Pancasila, dapat dimulai dari komunitas. Karena, jika dilihat dari sejarahnya, pasca kemerdekaan, hingga masuk ke demokrasi liberal, Pancasila masih dianggap sebagai salah satu alternatif, selain adanya ideologi komunisme dan Islam fundamental,” urai Singgih.

Guru Besar Sejarah, Universitas Diponegoro tersebut mengungkapkan, saat demokrasi liberal runtuh, dan digantikan dengan demokrasi terpimpin, Pancasila digadang-gadang menjadi ideologi yang sangat kuat, “Pada masa Orde Baru, Pancasila dijadikan landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui penataran P4, Pancasila disosialisasikan secara masif. Di mana, pada saat itu, pelaksanaan bersifat top down,” kata Singgih.

Kini, setelah reformasi, masyarakat lebih memiliki kebebasan, dan terkesan tidak ada tekanan dan prioritas tertentu. “Melihat kondisi ini, maka diperlukan usaha, untuk menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, dimulai dari bottom up,” jelas Singgih. Ia menjelaskan, dapat dimulai dari komunitas. “Kalau bisa mengamalkan Pancasila, maka para stakeholder akan belajar dari komunitas-komunitas tersebut,” tutur Singgih.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso mengungkapkan, melalui acara tersebut, pihaknya juga ingin menggali, terkait dengan kebangsaan, sebagai program prioritas LDII. “Sebagai bagian untuk menyusun program kerja pada Munas X LDII,” katanya.

KH Chriswanto menjelaskan, selama ini, pihaknya berpikir, penerapan Pancasila harus sesuai dengan kondisi keterkinian. “Bagaimana dalam bersikap dan bersosial kemasyarakatan. Maka, diperlukan menerapkan koridor penerapan Pancasila, di mana, persatuan Indonesia sebagai bingkai,” tuturnya.

Menurutnya, dalam bingkai NKRI, seseorang akan bertindak, atas dasar perbedaan, bukan atas dasar persamaan. “Sehingga, apapun programnya dan kegiatannya, tetapi dalam suatu koridor, bingkai persatuan,” tegas KH Chriswanto.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, landasannya adalah sila pertama, Ketuhanan yang Maha Esa. “Agama selalu mengajarkan kebaikan. Kalau sudah berbingkai persatuan dan landasannya keagamaan, maka tindakannya akan bagus,” pungkas KH Chriswanto.

Dalam berdemokrasi, landasannya adalah sila ke-4, dan mengenai kemanusiaan, bersikap sesuai dengan sila ke-2. “Tujuan pencapaian adalah sila ke-5, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” kata KH Chriswanto.

Menanggapi itu, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon berharap, pertemuan tersebut menjadi momentum strategis memperkuat kolaborasi antara pemerintah, para ulama dan masyarakat. Sebagai bagian dari ikhtiar kolektif membangun Indonesia mencetak generasi berkarakter, beriman, berilmu dan berakhlak mulia.

“Umat Islam di Indonesia, memiliki peran strategis dalam kemajuan kebudayaan. Kebudayaan tidak hanya soal seni dan tradisi, tetapi menyangkut karakter dan nilai hidup yang membentuk peradaban,” ujar Fadli Zon.

Menurutnya, ketika umat Islam mampu menjadi teladan dalam akhlak dan adab, maka umat Islam sedang berperan aktif, membangun kebudayaan yang mencerahkan dan peradaban yang membanggakan. “Keberagaman adalah keniscayaan, yang kemudian kita pedomi dalam filosofi Bhinneka Tunggal Ika,” katanya.

Lebih lanjut, di tengah dinamika dan tantangan zaman, adanya perpecahan sosial, terjadinya ketimpangan ekonomi dan perubahan iklim, maka bangsa Indonesia dituntut kembali pada jati diri bangsa, “Maka, nilai Pancasila harus diterapkan secara utuh di tengah masyarakat. Pancasila bukan sekadar konsensus politik, tetapi panduan moral. Merawat Pancasila berarti menghidupkan nilai-nilai ketuhanan,” tutup Fadli Zon.

Tags: KebangsaanldiiPancasilaRoad to Munas X LDII 2026Sarasehan Kebangsaan
SendShare1Tweet1ShareSend

Related Posts

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
Berita Nasional

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

28 Juli 2026
Wapres Gibran Rakabuming Buka PERMATA CAI 2026 di Jombang, DPD LDII Jombang Perkuat Pembinaan Generasi Menuju Indonesia Emas 2045
Berita Jombang

Wapres Gibran Rakabuming Buka PERMATA CAI 2026 di Jombang, DPD LDII Jombang Perkuat Pembinaan Generasi Menuju Indonesia Emas 2045

1 Juli 2026
Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi
Berita Nasional

Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

1 Juli 2026
Wapres Gibran Buka Permata CAI ke-47 di Jombang, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Mandiri
Berita Jawa Timur

Wapres Gibran Buka Permata CAI ke-47 di Jombang, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Mandiri

30 Juni 2026
KIM DPP LDII: Generasi Muda Perlu Tingkatkan Literasi Medsos untuk Etalase Organisasi
Berita Nasional

KIM DPP LDII: Generasi Muda Perlu Tingkatkan Literasi Medsos untuk Etalase Organisasi

29 Juni 2026
Kemenko PMK Apresiasi Dukungan LDII dalam Upaya One Health and Planetary Health
Berita Nasional

Kemenko PMK Apresiasi Dukungan LDII dalam Upaya One Health and Planetary Health

7 Mei 2026
Next Post
Ketum LDII: Bela Negara Bukan Sekadar Kesiapan TNI, Tetapi Kontribusi Setiap Warga Negara

Ketum LDII: Bela Negara Bukan Sekadar Kesiapan TNI, Tetapi Kontribusi Setiap Warga Negara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KANTOR SEKRETARIAT

Jl. RE. Martadinata No.21, Tugu, Kepatihan, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61419

Web ldiijombang.or.id ini adalah web Official DPD LDII Jombang, Silahkan kunjungi juga web LDII pusat kami di ldii.or.id.

BERITA / ARTIKEL TERKINI

  • DPD LDII Kabupaten Jombang Gelar Upgrading Tenaga Pendidik Lewat Seminar “Connect Before Correct” 4 Agustus 2026
  • LDII Kabupaten Jombang Siap Berkontribusi Dukung Muktamar NU 2026 melalui Layanan Kesehatan 31 Juli 2026
  • Pengurus DPD LDII Kabupaten Jombang Bersilaturahim dengan Wakil Bupati Jombang Gus Salman 31 Juli 2026

KATEGORI BERITA / ARTIKEL

  • Berita
    • Berita Internasional
    • Berita Jawa Timur
    • Berita Jombang
    • Berita Nasional
  • Dari Kami
    • Kemandirian
    • Kesehatan
    • Parenting
  • LDII Jawa Timur News
  • LDII Jombang News
  • LDII News
  • Organisasi
  • Pembinaan Generasi Muda LDII
  • Sekilas Kegiatan LDII Jombang
  • Sepakbola LDII

KIRIM BERITA ANDA DISINI:

Kirim ke Telegram Kami di t.me/ldiijombang_bot

  • Home
  • Kontak Kami
  • SiteMap
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Web LDII
  • Majalah NUANSA PERSADA

© 2021-2026 DPD LDII Jombang - Managed and Developed by KIM & IT Division

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sejarah LDII
  • Motto LDII
  • Visi & Misi LDII
  • Tujuan LDII
  • RUBRIK
    • Berita Nasional
    • Berita Jawa Timur
    • Berita Jombang
    • LDII News
    • LDII Jawa Timur News
    • LDII Jombang News
    • Sekilas Kegiatan LDII Jombang
  • Web LDII
  • Kontak Kami

© 2021-2026 DPD LDII Jombang - Managed and Developed by KIM & IT Division