DPD LDII Jombang
No Result
View All Result
Minggu, 20 September 2026
  • Login
  • Register
  • Home
  • Sejarah LDII
  • Motto LDII
  • Visi & Misi LDII
  • Tujuan LDII
  • RUBRIK
    • Berita Nasional
    • Berita Jawa Timur
    • Berita Jombang
    • LDII News
    • LDII Jawa Timur News
    • LDII Jombang News
    • Sekilas Kegiatan LDII Jombang
  • Web LDII
  • Kontak Kami
Subscribe
LDII Jombang
  • Home
  • Sejarah LDII
  • Motto LDII
  • Visi & Misi LDII
  • Tujuan LDII
  • RUBRIK
    • Berita Nasional
    • Berita Jawa Timur
    • Berita Jombang
    • LDII News
    • LDII Jawa Timur News
    • LDII Jombang News
    • Sekilas Kegiatan LDII Jombang
  • Web LDII
  • Kontak Kami
No Result
View All Result
LDII Jombang
No Result
View All Result

Ketum DPP LDII: Muhasabah di Tahun Baru untuk Kehidupan Bernegara yang Lebih Baik

by admin
2 Januari 2026
in Berita Nasional, Pembinaan Generasi Muda LDII
Reading Time: 4 mins read
12 1
A A
0
Ketum DPP LDII: Muhasabah di Tahun Baru untuk Kehidupan Bernegara yang Lebih Baik

Ketum DPP LDII, KH.Chriswanto mengajak para ulama, pamong, guru, muballigh-muballighot dan orangtua untuk mendorong generasi muda melaksanakan kegiatan positif dan menghadiri Pengajian Akhir Tahun. Foto: LINES

6
SHARES
111
VIEWS
Share on Whatsapp

Surabaya (31/12). Perjalanan bangsa pada 2026 mencapai usia 81 tahun. Sebagai sebuah negara, Indonesia mengalami dinamika dalam negeri dan global, yang membutuhkan perbaikan terus-menerus agar sesuai dengan cita-cita berdirinya negara-bangsa Indonesia. Untuk itu, pemerintah dan rakyat Indonesia harus terus muhasabah, salah satunya di pergantian tahun. Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menyampaikan pesan tersebut, dalam momentum menyambut pergantian tahun 2026.

Menurutnya sebagai negara demokrasi berpenduduk mayoritas muslim, Indonesia juga berhadapan dengan residu demokrasi, yakni hadirnya kelompok-kelompok kepentingan. Dalam demokrasi, sangat memungkinkan sekelompok kecil orang menguasai sebagian besar masyarakat dan sumberdaya melalui praktik oligopoli. Atau mereka yang bermodal raksasa menjadi oligarki mendukung penguasa lokal.

“Sebagai negara demokrasi kita tidak menafikkan hal-hal itu, sebagai contoh Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Rusia maju karena tumbuh suburnya konglomerasi. Namun, pemerintah yang kuat dan mengedepankan keadilan sosial dan kesejahteraan umum mampu membawa negara menjadi superior, bukan mengalah kepada investor,” tegasnya.

Dalam pandangan KH Chriswanto, pemerintah mendapat pekerjaan rumah besar dengan persoalan lingkungan yang rusak karena investasi serampangan. Data Kementrian Kehutanan RI tahun 2024, deforestasi mencapai 175.000 hektar. Hutan Indonesia yang tersisa seluas 95,5 juta hektar. Ancaman tidak langsung tetap ada akibat ekspansi penanaman sawit, pengeloaan tambang dan kebakaran hutan.

Untuk itu, ia mengajak segenap bangsa Indonesia muhasabah pencapaian Indonesia. Agar cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur serta mencerdaskan kehidupan bangsa – sebagaimana pembukaan UUD 1945 — bisa terwujud. Ia juga mengingatkan peradaban besar yang lenyap, seperti seperti Mesopotamia (Sumeria, Babilonia), Mesir Kuno, Lembah Indus, Tiongkok Kuno, Yunani Kuno, Romawi Kuno, dan Persia.

“Peradaban besar itu memiliki teknologi canggih melampaui zamannya, yang tidak dipunyai bangsa-bangsa lain yang sezaman. Tapi persoalan kemerosotan moral menjadi pemicu kehancuran peradaban, dan saat ini hanya menyisakan bangunan-bangunan sebagai pengingat dan pelajaran,” tegasnya.

Menurutnya, berbagai problematika kebangsaan itu, akan dibahas dalam Musyawarah Nasional (MUNAS) X LDII, yang akan diadakan pada pertengahan 2026, “Kami akan menggodok berbagai masukan untuk pemerintah, terkait persoalan-persoalan kekinian, yang solusinya akan kami tuangkan dalam program kerja dan rekomendasi,” tutur KH Chriswanto.

Selain itu, KH Chriswanto mengatakan bahwa LDII belajar dari sejarah itu, kemudian mendorong untuk secara serius dan masif mengadakan pembinaan pada generasi muda. Tujuannya agar generasi muda menjadi bagian dari upaya membangun peradaban yang bermoral. Langkah kecil ini, diharapkan memiliki dampak yang besar saat Indonesia menyambut Indonesia Emas 2045.

Berbagai upaya dan langkah telah dilakukan, salah satunya mengadakan Pengajian Akhir Tahun. Kegiatan ini sudah dimulai sejak pertengahan 1990-an, atas inisiasi Dewan Penasehat DPP LDII dan para ulama. “LDII setiap akhir tahun mengadakan pengajian di majelis-majelis taklim, musholla, masjid dan pesantren. Para generasi muda diajak beraktifitas bersama dengan mengaji, berdiskusi, nasehat, menampilkan drama, pencak silat dan sejenisnya. Bahkan untuk tahun ini kami mengimbau agar para generus untuk juga menanam pohon di sekitar lokasi pengajian masing-masing,” ujar Chriswanto.

Melalui Pengajian Akhir Tahun, LDII berharap para generasi muda LDII lebih terjaga dan tidak terpengaruh kegiatan yang maksiat, hura-hura, konsumtif dan hedonik. Pengajian Akhir Tahun bertujuan untuk menjaga pergaulan para remaja dan memperkuat karakter sebagai generasi yang berbudi pekerti luhur, memiliki kepahaman agama, dan mandiri.

“Kami mengajak para ulama, pamong, guru, muballigh-muballighot dan orangtua untuk mendorong generasi muda melaksanakan kegiatan positif dan menghadiri Pengajian Akhir Tahun. Sesungguhnya ini merupakan langkah memperkuat nilai-nilai moral generasi penerus bangsa, agar mereka dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT,” tegasnya KH Chriswanto.

Perjalanan bangsa pada 2026 mencapai usia 81 tahun. Sebagai sebuah negara, Indonesia mengalami dinamika dalam negeri dan global, yang membutuhkan perbaikan terus-menerus agar sesuai dengan cita-cita berdirinya negara-bangsa Indonesia. Untuk itu, pemerintah dan rakyat Indonesia harus terus muhasabah, salah satunya di pergantian tahun.

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menyampaikan pesan tersebut, dalam momentum menyambut pergantian tahun 2026. Menurutnya sebagai negara demokrasi berpenduduk mayoritas muslim, Indonesia juga berhadapan dengan residu demokrasi, yakni hadirnya kelompok-kelompok kepentingan.

Dalam demokrasi, sangat memungkinkan sekelompok kecil orang menguasai sebagian besar masyarakat dan sumberdaya melalui praktik oligopoli. Atau mereka yang bermodal raksasa menjadi oligarki mendukung penguasa lokal.

“Sebagai negara demokrasi kita tidak menafikkan hal-hal itu, sebagai contoh Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Rusia maju karena tumbuh suburnya konglomerasi. Namun, pemerintah yang kuat dan mengedepankan keadilan sosial dan kesejahteraan umum mampu membawa negara menjadi superior, bukan mengalah kepada investor,” tegasnya.

Dalam pandangan KH Chriswanto, pemerintah mendapat pekerjaan rumah besar dengan persoalan lingkungan yang rusak karena investasi serampangan. Data Kementrian Kehutanan RI tahun 2024, deforestasi mencapai 175.000 hektar. Hutan Indonesia yang tersisa seluas 95,5 juta hektar. Ancaman tidak langsung tetap ada akibat ekspansi penanaman sawit, pengeloaan tambang dan kebakaran hutan.

Untuk itu, ia mengajak segenap bangsa Indonesia muhasabah pencapaian Indonesia. Agar cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur serta mencerdaskan kehidupan bangsa – sebagaimana pembukaan UUD 1945 — bisa terwujud. Ia juga mengingatkan peradaban besar yang lenyap, seperti seperti Mesopotamia (Sumeria, Babilonia), Mesir Kuno, Lembah Indus, Tiongkok Kuno, Yunani Kuno, Romawi Kuno, dan Persia.

“Peradaban besar itu memiliki teknologi canggih melampaui zamannya, yang tidak dipunyai bangsa-bangsa lain yang sezaman. Tapi persoalan kemerosotan moral menjadi pemicu kehancuran peradaban, dan saat ini hanya menyisakan bangunan-bangunan sebagai pengingat dan pelajaran,” tegasnya.

Menurutnya, berbagai problematika kebangsaan itu, akan dibahas dalam Musyawarah Nasional (MUNAS) X LDII, yang akan diadakan pada pertengahan 2026, “Kami akan menggodok berbagai masukan untuk pemerintah, terkait persoalan-persoalan kekinian, yang solusinya akan kami tuangkan dalam program kerja dan rekomendasi,” tutur KH Chriswanto.

Selain itu, KH Chriswanto mengatakan bahwa LDII belajar dari sejarah itu, kemudian mendorong untuk secara serius dan masif mengadakan pembinaan pada generasi muda. Tujuannya agar generasi muda menjadi bagian dari upaya membangun peradaban yang bermoral. Langkah kecil ini, diharapkan memiliki dampak yang besar saat Indonesia menyambut Indonesia Emas 2045.

Berbagai upaya dan langkah telah dilakukan, salah satunya mengadakan Pengajian Akhir Tahun. Kegiatan ini sudah dimulai sejak pertengahan 1990-an, atas inisiasi Dewan Penasehat DPP LDII dan para ulama. “LDII setiap akhir tahun mengadakan pengajian di majelis-majelis taklim, musholla, masjid dan pesantren. Para generasi muda diajak beraktifitas bersama dengan mengaji, berdiskusi, nasehat, menampilkan drama, pencak silat dan sejenisnya. Bahkan untuk tahun ini kami mengimbau agar para generus untuk juga menanam pohon di sekitar lokasi pengajian masing-masing,” ujar Chriswanto.

Melalui Pengajian Akhir Tahun, LDII berharap para generasi muda LDII lebih terjaga dan tidak terpengaruh kegiatan yang maksiat, hura-hura, konsumtif dan hedonik. Pengajian Akhir Tahun bertujuan untuk menjaga pergaulan para remaja dan memperkuat karakter sebagai generasi yang berbudi pekerti luhur, memiliki kepahaman agama, dan mandiri.

“Kami mengajak para ulama, pamong, guru, muballigh-muballighot dan orangtua untuk mendorong generasi muda melaksanakan kegiatan positif dan menghadiri Pengajian Akhir Tahun. Sesungguhnya ini merupakan langkah memperkuat nilai-nilai moral generasi penerus bangsa, agar mereka dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT,” tegasnya KH. Chriswanto.

Tags: Kehidupan BernegaraKetum DPP LDIIKH ChriswantoMuhasabahpengajian akhir tahuntahun baru
SendShare4Tweet2ShareSend

Related Posts

DPP LDII Kembangkan Tabung Air dan Konservasi Lingkungan Hadapi Kemarau Panjang
Berita Nasional

DPP LDII Kembangkan Tabung Air dan Konservasi Lingkungan Hadapi Kemarau Panjang

15 September 2026
Harapan LDII untuk Muktamar ke-35 NU, Sebagai Solusi Masalah Kebangsaan
Berita Nasional

Harapan LDII untuk Muktamar ke-35 NU, Sebagai Solusi Masalah Kebangsaan

27 Agustus 2026
Peringati Hari Konstitusi, DPP LDII Tekankan Pentingnya Constitutional Culture bagi Generasi Muda
Berita Nasional

Peringati Hari Konstitusi, DPP LDII Tekankan Pentingnya Constitutional Culture bagi Generasi Muda

20 Agustus 2026
LDII Sambut HUT RI dengan Kerja Bakti Nasional, untuk Perkuat Gotong-Royong dan Nasionalisme
Berita Nasional

LDII Sambut HUT RI dengan Kerja Bakti Nasional, untuk Perkuat Gotong-Royong dan Nasionalisme

20 Agustus 2026
DPD LDII Kabupaten Jombang Gelar Upgrading Tenaga Pendidik Lewat Seminar “Connect Before Correct”
Berita Jombang

DPD LDII Kabupaten Jombang Gelar Upgrading Tenaga Pendidik Lewat Seminar “Connect Before Correct”

4 Agustus 2026
DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
Berita Nasional

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

28 Juli 2026
Next Post
Do’a Bersama Lintas Agama Melepas Tahun 2025 dan Menyambut Tahun 2026

Do’a Bersama Lintas Agama Melepas Tahun 2025 dan Menyambut Tahun 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KANTOR SEKRETARIAT

Jl. RE. Martadinata No.21, Tugu, Kepatihan, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61419

Web ldiijombang.or.id ini adalah web Official DPD LDII Jombang, Silahkan kunjungi juga web LDII pusat kami di ldii.or.id.

BERITA / ARTIKEL TERKINI

  • DPP LDII Kembangkan Tabung Air dan Konservasi Lingkungan Hadapi Kemarau Panjang 15 September 2026
  • Gelar Pemeriksaan Medis Gratis, LDII dan Dinkes Jombang Perluas Jangkauan Layanan Kesehatan Masyarakat 14 September 2026
  • Wujud Toleransi dan Sinergi: Tim Nakes LDII Jombang Siaga 24 Jam Kawal Kesehatan Peserta Muktamar ke-35 NU 28 Agustus 2026

KATEGORI BERITA / ARTIKEL

  • Berita
    • Berita Internasional
    • Berita Jawa Timur
    • Berita Jombang
    • Berita Nasional
  • Dari Kami
    • Kemandirian
    • Kesehatan
    • Parenting
  • LDII Jawa Timur News
  • LDII Jombang News
  • LDII News
  • Organisasi
  • Pembinaan Generasi Muda LDII
  • Sekilas Kegiatan LDII Jombang
  • Sepakbola LDII

KIRIM BERITA ANDA DISINI:

Kirim ke Telegram Kami di t.me/ldiijombang_bot

  • Home
  • Kontak Kami
  • SiteMap
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Web LDII
  • Majalah NUANSA PERSADA

© 2021-2026 DPD LDII Jombang - Managed and Developed by KIM & IT Division

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sejarah LDII
  • Motto LDII
  • Visi & Misi LDII
  • Tujuan LDII
  • RUBRIK
    • Berita Nasional
    • Berita Jawa Timur
    • Berita Jombang
    • LDII News
    • LDII Jawa Timur News
    • LDII Jombang News
    • Sekilas Kegiatan LDII Jombang
  • Web LDII
  • Kontak Kami

© 2021-2026 DPD LDII Jombang - Managed and Developed by KIM & IT Division