Jombang (27/08). Kepedulian dan semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Relawan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) turut hadir memberikan pelayanan kepada peserta dan masyarakat dengan membagikan ribuan air mineral serta membuka posko kesehatan di sekitar lokasi muktamar.
Sebanyak 3.600 botol air mineral kemasan 600 mililiter dibagikan secara gratis kepada peserta muktamar yang melintas di sepanjang akses menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Para relawan LDII dengan sigap menyambut dan membagikan air minum sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap kelancaran rangkaian Muktamar Ke-35 NU.
Tak hanya menyediakan air minum, LDII juga menghadirkan posko kesehatan untuk membantu peserta maupun masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Layanan tersebut melibatkan tenaga kesehatan LDII yang berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Kesehatan Islam (FKKI).

Kehadiran relawan tersebut turut ditinjau langsung oleh Ketua DPP LDII Dwi Pramono, Ketua DPW LDII Jawa Timur Moch Amrodji Konawi, dan Ketua DPD LDII Kabupaten Jombang Widodo. Mereka melihat secara langsung aktivitas pelayanan dan kesiapan para relawan di lapangan.
Dwi Pramono mengatakan, keterlibatan LDII dalam kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan keinginan untuk memberikan manfaat secara nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin ikut memberikan manfaat. Tidak hanya melalui doa dan dukungan, tetapi juga dengan hadir langsung memberikan pelayanan, baik melalui tenaga kesehatan maupun pembagian air minum kepada peserta muktamar,” ujar Dwi.
Menurutnya, momentum Muktamar Ke-35 NU tidak hanya menjadi ajang penting bagi warga Nahdliyin, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahim dan membangun semangat kebersamaan di antara berbagai elemen umat Islam.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur Moch Amrodji Konawi menegaskan kesiapan LDII dalam mendukung kebutuhan kesehatan selama pelaksanaan muktamar. LDII menyiapkan tiga unit ambulans yang dapat digunakan untuk mendukung pelayanan kesehatan di lapangan.
“Kami menyiapkan relawan dan tenaga kesehatan untuk membantu siapa saja yang membutuhkan. Selain posko kesehatan, kami juga menyiapkan tiga unit ambulans. Mudah-mudahan kehadiran kami bisa memberikan kenyamanan bagi para peserta dan masyarakat selama Muktamar NU berlangsung,” kata Amrodji.
Ia menambahkan, pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan melalui sinergi antara tenaga kesehatan LDII dan FKKI. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang cepat dan bermanfaat bagi masyarakat di tengah berlangsungnya kegiatan besar keagamaan di Kabupaten Jombang.

Keikutsertaan relawan LDII dalam Muktamar Ke-35 NU menjadi cerminan semangat gotong royong, kepedulian, dan persaudaraan sesama umat Islam. Melalui pembagian air mineral, posko kesehatan, tenaga relawan, hingga dukungan ambulans, LDII berupaya memberikan kontribusi nyata agar peserta dan masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian muktamar dengan lebih nyaman.
Bagi LDII, hadir di tengah masyarakat bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat silaturahim antarelemen umat, khususnya di Kabupaten Jombang.











