Jombang (25/7). Forum Komunikasi Kesehatan Islam (FKKI) terus memperkuat perannya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga LDII melalui berbagai program promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif. Hal tersebut disampaikan dalam pemaparan program kerja FKKI yang digelar di Jombang, Sabtu (25/7).
FKKI dibentuk sebagai wadah bagi tenaga kesehatan di lingkungan LDII untuk meningkatkan kompetensi, mempererat koordinasi, serta memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Sejak berdiri pada tahun 2016, FKKI terus mengembangkan berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan warga LDII.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Jombang, Drs. H. Widodo, M.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa keberadaan FKKI diharapkan menjadi wadah yang mampu menghimpun tenaga kesehatan di lingkungan LDII sehingga dapat memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program kesehatan yang bermanfaat bagi warga LDII maupun masyarakat luas.

“FKKI diharapkan mampu memperkuat sinergi antartenaga kesehatan, meningkatkan kompetensi, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat lahir maupun batin,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, dr. Bani Cahyono menyampaikan materi mengenai latar belakang berdirinya FKKI, tugas pokok organisasi, struktur kepengurusan, serta berbagai program kerja yang telah dilaksanakan di tingkat nasional. Program-program tersebut meliputi edukasi kesehatan, webinar, konsultasi kesehatan, inventarisasi tenaga kesehatan, pembinaan Satgas Kesehatan, penyuluhan kesehatan, hingga bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan bagi santri serta masyarakat.
Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa FKKI memiliki tugas membantu pembinaan kesehatan warga LDII, memberikan layanan konsultasi kesehatan, menginventarisasi tenaga kesehatan, membina dan mengevaluasi Satgas Kesehatan daerah, serta melaksanakan program kerja sesuai kebutuhan hasil musyawarah.
Berbagai program yang telah berjalan di antaranya penyampaian materi kesehatan di daerah, musyawarah pengurus, webinar kesehatan, bincang sehat, konsultasi kesehatan, inventarisasi tenaga kesehatan, hingga kegiatan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan bagi santri serta masyarakat.
Melalui kegiatan bakti sosial kesehatan yang dapat bekerja sama dengan puskesmas maupun rumah sakit, FKKI berharap mampu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat.
Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, FKKI berkomitmen terus mendukung terwujudnya warga LDII yang sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Dalam forum tersebut juga dibentuk kepengurusan FKKI Kabupaten Jombang yang diketuai oleh Roni Choirudin, A.Md.Kep. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu menjadi wadah koordinasi tenaga kesehatan di lingkungan LDII Kabupaten Jombang sekaligus mengembangkan program-program promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara terarah dan berkesinambungan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan nasihat agama yang disampaikan oleh KH. Suminto. Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh pengurus FKKI untuk menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan, menjaga kekompakan, serta menjadikan setiap pelayanan kesehatan sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT. Beliau juga berharap seluruh pengurus dapat memberikan manfaat yang luas bagi warga LDII dan masyarakat.
Melalui terbentuknya kepengurusan baru ini, DPD LDII Kabupaten Jombang berharap FKKI dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung program kesehatan organisasi, memperkuat kolaborasi dengan berbagai instansi, serta terus memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas kesehatan warga LDII dan masyarakat Kabupaten Jombang.













