Jombang (02/05). Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, peran generasi muda semakin strategis dalam membentuk opini publik. Menyadari hal tersebut, DPD LDII Jombang menggelar pelatihan jurnalistik sebagai upaya mendorong generasi muda menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi positif.

Pelatihan yang berlangsung di Ruang TC YPBU Gadingmangu ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan jurnalistik, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab dalam bermedia.
Ketua DPD LDII Jombang, Widodo, menegaskan bahwa publikasi memiliki peran penting dalam memperkenalkan kegiatan organisasi kepada masyarakat luas. Ia menyebut generasi muda sebagai ujung tombak dalam proses komunikasi tersebut.
“Generasi muda ini menjadi bagian komunikasi dan informasi. Kegiatan di tingkat dasar perlu diinformasikan agar masyarakat mengetahui aktivitas yang ada,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kemampuan jurnalistik bukan hanya soal menulis berita, tetapi juga tentang bagaimana menyampaikan pesan yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Pelatihan ini turut diisi dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bidang KIM dan LINES sebagai bentuk penguatan kelembagaan di bidang komunikasi dan media.

Ketua Panitia, Dwi Arga Abdillah, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam membangun generasi muda yang mampu menghadapi tantangan era digital.
“Generasi muda harus mampu menjadi filter informasi. Mereka tidak hanya menerima, tetapi juga harus bisa memverifikasi dan menyampaikan informasi yang benar,” katanya.
Dalam sesi materi, Ketua Biro KIM DPW LDII Jawa Timur, Sofyan Gani Aldinata, menekankan pentingnya akurasi dan keseimbangan dalam pemberitaan. Ia mengingatkan bahwa kecepatan dalam menyampaikan informasi tidak boleh mengorbankan kebenaran.
“Jangan hanya cepat menyebarkan berita, tetapi pahami juga nilai berita dan dampaknya bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai teknik reportase dan produksi konten digital. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menyampaikan informasi secara menarik dan efektif.

Melalui pelatihan ini, LDII Jombang berharap generasi muda dapat menjadi agen perubahan di ruang digital. Mereka diharapkan mampu memproduksi konten yang informatif, edukatif, dan mampu menangkal penyebaran hoaks.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen LDII dalam membangun generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menyampaikan informasi.
Dengan semangat kolaborasi dan pembinaan berkelanjutan, generasi muda LDII diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat di masyarakat.











